Palembang, UpdateKini – 1000 atlet dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan bersaing dalam Kejuaraan Karate Open Tournament & Festival Piala Ketua DPRD Sumsel yang digelar di Jakabaring Sport City pada 25-27 Februari 2025.
Turnamen ini menjadi ajang pembinaan sekaligus uji kemampuan bagi para atlet muda. Wakil Ketua II DPRD Sumsel, H. Nopianto, S.H., M.Si, yang membuka kejuaraan, menegaskan pentingnya event ini dalam mencetak atlet berprestasi.
“Ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembinaan jangka panjang. Dari sini kita mencari bakat terbaik yang bisa mewakili Sumsel di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya. Rabu (26/2/2025).
Lebih lanjut Nopianto menambahkan, dengan kejuaraan dan turnamen seperti ini akan lahir anak-anak berbakat. Apalagi ini diikuti atlet junior, bukan senior atau profesional. Ini upaya pembinaan yang dilakukan Forki Sumsel dan berkerjasama dengan DPRD Sumsel.
“Kedepan kita juga berharap Sumsel bisa menjadi tuan rumah event nasional,” ungkapnya.
Sekretaris Umum FORKI Sumsel, Yanuarsyah, menyebut turnamen ini juga sebagai persiapan menuju Kejurnas. Saat ini, atlet Sumsel sudah menjalani training center (TC), termasuk di bulan puasa, sebagai bagian dari strategi peningkatan performa.
“Untuk target kita sendiri saat ini untuk kejurnas nanti, sudah melakukan training center (tc) termasuk di bulan puasa salah satunya di aula Nasdem,” tanbahnya.
Ketika ditanya jumlah peserta Kejuaraan Karate Open Tournament & Festival Piala Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, dia mengatakan, yang mengikuti kegiatan ini sekitar 1.000 atlet. Diikuti atlet Dojo 17 kabupetan dan kota.
“Kedepan kita harap persiapan lebih matang, bisa kita laksanakan di PSCC dengan peserta lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, Asisten I Pemprov Sumsel, Dr. Sunarto, menyoroti pentingnya profesionalisme wasit dalam menilai pertandingan.
Menurutnya, kompetisi ini harus menjadi ajang yang benar-benar adil agar atlet terbaik bisa muncul dan bersaing lebih jauh.
“Tinggalkan ego sektoral, itu daerah kita itu tinggalkan. Tadi ada janji wasit. Sehingga dengan menjalankan tugas secara profesional, maka didapatkan atlet berprestasi untuk bisa bertanding di nasional,” ucapnya. (Yan)
















