Scroll untuk baca artikel
PalembangPendidikan

3 Daerah Ikuti KP2M, PW PII Sumsel Cetak Pemandu dan Muallim Berkualitas

×

3 Daerah Ikuti KP2M, PW PII Sumsel Cetak Pemandu dan Muallim Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Palembang, UpdateKini – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Sumatera Selatan (PW PII Sumsel) menggelar Kursus Pendidikan Pemandu dan Muallim (KP2M) sebagai bagian dari penguatan sistem kaderisasi organisasi. Kegiatan ini diikuti peserta dari tiga daerah, yakni Palembang, Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

KP2M yang digagas Bidang Kaderisasi PW PII Sumsel mengusung tema “Penguatan Kaderisasi PII melalui Pemandu dan Muallim yang Adaptif dan Progresif.” Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjadi pemandu dan muallim yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai perjuangan dan keislaman organisasi.

Ketua Umum PW PII Sumsel, Jhordy Junior Fernando, mengatakan KP2M menjadi langkah strategis untuk menjaga kesinambungan kaderisasi serta meningkatkan kualitas sumber daya kader di lingkungan PII.

“KP2M bukan sekadar kegiatan formal kaderisasi, tetapi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan militansi kader. Peserta diharapkan mampu menjadi pemandu dan muallim yang memiliki kapasitas intelektual dan spiritual serta membawa semangat pembaharuan dalam gerakan PII,” ujarnya.

Ia menambahkan, PW PII Sumsel berkomitmen menghadirkan proses kaderisasi yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pelajar saat ini.

Sementara itu, Ketua Bidang I Kaderisasi PW PII Sumsel, M. Fadlurrohman Shubhi, menjelaskan bahwa KP2M merupakan bagian dari upaya strategis organisasi dalam memperkuat kualitas kaderisasi secara berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk melahirkan kader yang mampu mendampingi proses kaderisasi sekaligus responsif terhadap dinamika zaman, dengan tetap berlandaskan nilai keislaman dan prinsip perjuangan Pelajar Islam Indonesia.

“Melalui KP2M ini, kader tidak hanya dibekali kemampuan instruksional dan kepemimpinan, tetapi juga kesadaran ideologis dalam menjaga keberlanjutan gerakan serta estafet perjuangan organisasi,” katanya.

PW PII Sumsel berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader pelajar yang menjadi penggerak organisasi di daerah masing-masing serta memperkuat eksistensi PII di tengah dinamika pelajar dan masyarakat.