Scroll untuk baca artikel
PalembangPemkot

40 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan DWP Damkar Palembang, Harga Sembako Lebih Terjangkau

×

40 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan DWP Damkar Palembang, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Sebarkan artikel ini

Palembang, UpdateKini – Semarak Ramadan 1447 H terasa semakin hangat di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Palembang. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas PKP Palembang menggelar Bazar UMKM Ramadan yang menghadirkan puluhan pelaku usaha lokal di halaman kantor Dinas PKP, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 tenant UMKM ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Palembang, Isnaini Madani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya bazar yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan.

Menurutnya, kehadiran puluhan stand UMKM menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan dukungan terhadap perkembangan pelaku usaha lokal di Kota Palembang.

“Bazar Ramadan seperti ini bukan hanya tempat masyarakat membeli kebutuhan berbuka puasa, tetapi juga menjadi wadah promosi dan pemberdayaan bagi para pelaku UMKM agar semakin berkembang,” ujar Isnaini.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan sosial dan ekonomi seperti bazar ini, silaturahmi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat terjalin lebih erat.

Pada kesempatan tersebut, Isnaini juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas PKP Kota Palembang yang selama ini terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap, di usia ke-107 tahun, Damkar Kota Palembang semakin profesional, sigap, dan semakin dicintai masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai bazar Ramadan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurut Dewi, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Misalnya, beras yang biasanya sekitar Rp70 ribu dijual menjadi Rp50 ribu, dan telur dari Rp29 ribu turun menjadi Rp20 ribu.

Ia menjelaskan bahwa melalui bazar ini masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga lebih terjangkau, sekaligus membantu menekan kenaikan harga yang biasanya terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Dewi juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan demi menjaga kestabilan harga di pasaran.

“Belilah sesuai kebutuhan, jangan menimbun. Jika masyarakat berbelanja secara bijak, harga di pasar juga dapat tetap stabil,” ujarnya.

Dalam kegiatan bazar tersebut, panitia turut menyediakan sekitar 1.000 voucher belanja yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai maupun masyarakat umum. (*)