Palembang, UpdateKini – Malam ini, langit Indonesia akan menampilkan fenomena langka Harvest Blood Moon. Bulan akan tampak kemerahan, menciptakan pemandangan dramatis yang memukau mata siapa pun yang melihatnya. Fenomena ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, dan menjadi momen langka bagi penggemar astronomi, fotografer, dan masyarakat umum.
Apa Itu Harvest Blood Moon?
Gerhana Bulan Total terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan bumi menutupi bulan sepenuhnya. Cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi membiaskan sinar merah, membuat bulan tampak berbeda dari biasanya. Fenomena ini disebut Harvest Moon karena biasanya muncul di musim panen, saat bulan yang terang membantu para petani bekerja hingga malam.
Jadwal Gerhana di Indonesia Menurut BMKG
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana akan dimulai pada malam hari dengan puncaknya terjadi dini hari Senin, 8 September 2025
Fase Penumbra mulai pukul 21:00 WIB
Fase Gerhana Sebagian mulai pukul 22:00 WIB
Puncak Gerhana Total sekitar pukul 01:30 WIB
Fase Gerhana Sebagian berakhir sekitar pukul 04:30 WIB
Fase Penumbra berakhir sekitar pukul 05:00 WIB
Puncak gerhana, saat bulan akan tampak berwarna merah dramatis, diperkirakan berlangsung sekitar 82 menit, menjadikannya salah satu gerhana bulan total terpanjang dalam dekade ini
Cara Menikmati Fenomena Langka Ini
Pilih lokasi dengan langit terbuka dan minim polusi cahaya agar pemandangan lebih jelas
Gunakan teleskop, teropong, atau kamera dengan lensa zoom untuk menangkap detail bulan yang kemerahan
Perhatikan fase gerhana, mulai dari awal hingga puncak total, agar tidak melewatkan momen terbaik
Fakta Menarik
Warna merah bulan muncul karena cahaya matahari dibelokkan oleh atmosfer bumi
Bulan terlihat lebih besar saat dekat horizon, fenomena ini dikenal sebagai Moon Illusion
Fenomena ini juga memiliki makna budaya, di mana sebagian masyarakat memaknai gerhana sebagai simbol perubahan dan refleksi diri
















