Palembang, UpdateKini – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya penipuan yang mengatasnamakan PLN dengan modus hadiah Tahun Baru 2026.
Penipuan tersebut umumnya beredar melalui media sosial dan aplikasi pesan instan berupa tautan kuesioner daring yang menjanjikan hadiah uang tunai maupun bentuk apresiasi lainnya. Tautan itu dibuat menyerupai identitas visual PLN guna mengelabui masyarakat.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID S2JB, Iwan Arissetyadhi, menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks dan tidak berasal dari kanal resmi PLN.
“PLN tidak pernah meminta data pribadi pelanggan melalui tautan tidak resmi, kuesioner berhadiah, ataupun pesan berantai. Seluruh informasi resmi PLN hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan,” ujar Iwan. Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, momentum pergantian tahun kerap dimanfaatkan oleh pelaku penipuan untuk melancarkan aksinya. Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming hadiah.
Menurut Iwan, masyarakat dapat melakukan verifikasi informasi melalui website resmi PLN di www.pln.co.id, akun media sosial resmi PLN, aplikasi PLN Mobile, atau dengan menghubungi Contact Center PLN 123.
“Jika menerima informasi mencurigakan yang mengatasnamakan PLN, jangan langsung percaya. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui kanal resmi,” tambahnya.
PLN juga mengajak masyarakat berperan aktif menghentikan penyebaran informasi palsu dengan tidak meneruskan pesan yang belum terverifikasi. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kerugian akibat penipuan digital.
Melalui imbauan ini, PLN berharap masyarakat semakin cerdas dan kritis dalam menyikapi informasi, sehingga dapat menikmati layanan kelistrikan secara aman dan nyaman tanpa gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. (fly/*)
















