Scroll untuk baca artikel
PalembangRamadan

AMSI Sumsel Bukber, Bahas Penguatan Organisasi Media Siber

×

AMSI Sumsel Bukber, Bahas Penguatan Organisasi Media Siber

Sebarkan artikel ini

Palembang, UpdateKini – Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumatera Selatan periode 2024–2028 menggelar buka puasa bersama di Ngupiday Café, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi organisasi perusahaan pers berbasis digital di daerah.

Acara dihadiri sejumlah pengurus inti AMSI Sumsel, di antaranya Ketua Ardhy Fitriansyah, Sekretaris Edwar Heryadi, dan Bendahara Ratu Yuliana. Turut hadir pula unsur Majelis Kehormatan/Etik Yulion Zalfa, Badan Pertimbangan dan Pengawasan Organisasi Sidratul Muntaha dan Nila Ertina, serta Ketua Bidang Advokasi dan Regulasi Media Bambang Samudera bersama anggota Muhammad Uzaer.

Menjelang waktu berbuka, kegiatan diisi podcast Lentera Demokrasi yang dipandu Nila Ertina. Podcast tersebut menghadirkan Ardhy Fitriansyah sebagai narasumber untuk membahas perjalanan organisasi serta dinamika perkembangan media siber di daerah.

Dalam diskusi yang digagas Muhammad Uzaer itu, Ardhy menjelaskan bahwa AMSI didirikan sebagai wadah bagi perusahaan pers media digital untuk memperjuangkan profesionalisme, kredibilitas, serta keberlanjutan industri media siber di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, AMSI mendorong perusahaan media siber menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, independen, dan berpedoman pada standar yang ditetapkan Dewan Pers.

Ardhy juga menjelaskan proses perekrutan anggota AMSI yang dilakukan secara selektif. Perusahaan pers yang ingin bergabung harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif serta standar perusahaan pers sesuai ketentuan Dewan Pers.

“Hingga saat ini AMSI Sumsel memiliki 15 perusahaan pers sebagai anggota, sebagian besar telah terverifikasi administrasi dan faktual oleh Dewan Pers,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keanggotaan AMSI bukan sekadar bergabung dalam organisasi, tetapi juga komitmen untuk menjaga kualitas jurnalistik dan kredibilitas media.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan buka puasa bersama ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi informal mengenai berbagai tantangan media siber, mulai dari transformasi digital, keberlanjutan bisnis media, hingga peningkatan kualitas jurnalisme.

Ardhy mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan pengurus AMSI Sumsel selama bulan Ramadhan.

“Momentum Ramadhan kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar pengurus sekaligus memperkuat soliditas organisasi,” katanya. (*)