Updatekini. Com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru melakukan soft launching Pusat Oleh-Oleh Palembang, kawasan wisata religi, serta Kampung Wakaf Marogan di Masjid Kiai Marogan, Kertapati, Palembang, Jumat (13/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mengaku bersyukur dapat menghadiri kegiatan yang menurutnya sangat mulia karena bertujuan mengembangkan kawasan religi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui konsep wakaf.
“Alhamdulillah saya dapat hadir pada kegiatan yang sangat mulia ini. Ternyata muncul ide-ide yang brilian dan kreatif untuk memajukan serta memasyhurkan nama Kiai Marogan sehingga kawasan ini dapat menjadi destinasi wisata religi,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, pengembangan Kampung Wakaf Marogan merupakan langkah positif yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memberikan literasi kepada masyarakat mengenai ekonomi berbasis syariah.
“Saya hanya memberikan saran agar konsep yang dikembangkan tetap berpegang pada prinsip syariah. Hal ini juga dapat menjadi sarana literasi bagi masyarakat tentang ekonomi syariah,” katanya.
Herman Deru juga menyambut baik kehadiran pusat oleh-oleh yang menjual berbagai produk khas Palembang dan khas Marogan. Ia berharap keberadaan pusat oleh-oleh tersebut dapat menjadi daya tarik bagi para pengunjung sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Ia menambahkan, pengembangan kawasan ini turut didukung berbagai pihak, di antaranya Badan Wakaf Indonesia, Bank Indonesia, serta Bank Sumsel Babel Syariah.
Sementara itu, Ketua Lembaga Wakaf Marogan, Ustaz Masagus A. Fauzan Yayan, mengatakan momentum peluncuran ini sangat istimewa karena dilaksanakan pada bulan suci Ramadan dan diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat bersama di Masjid Kiai Marogan yang merupakan masjid wakaf.
Ia menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, RT/RW, serta keluarga besar setempat untuk mengembangkan potensi wakaf yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin dari wakaf ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Kampung Wakaf Marogan ini menjadi contoh kampung wakaf pertama yang memadukan konsep wakaf, wisata religi, dan pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.
Menurut Fauzan, kawasan tersebut memiliki potensi besar karena berada di sekitar makam Kiai Marogan serta di tepian Sungai Musi, sehingga dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata religi yang menarik.
Selain itu, pihaknya juga mendorong pertumbuhan UMKM agar masyarakat sekitar dapat merasakan langsung manfaat dari pengembangan kawasan tersebut.
“Kita gerakkan UMKM agar dapat tumbuh. Dengan wakaf, kita berharap dapat membangkitkan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pengembangan Kampung Wakaf Marogan sebagai pusat wisata religi sekaligus pemberdayaan ekonomi umat di Kota Palembang.(*)


















