Palembang, UpdateKini – Ketua Presidium Forum Alumni HMI – Wati (FORHATI) Sumatera Selatan, Heny Susantih, S.Pd., M.Si., pada Sabtu pagi (9/5/2026) mendatangi rumah seorang korban pelecehan seksual anak di bawah umur di kawasan Gandus, Kota Palembang.
Kedatangan Heny Susantih sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada korban serta keluarga yang saat ini masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut. Dalam kunjungannya, FORHATI Sumsel juga memberikan sedikit bingkisan dan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan perhatian.
Dalam keterangannya, Heny Susantih menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian yang menimpa korban. Ia menegaskan bahwa kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak harus menjadi perhatian serius semua pihak.
“Kami dari FORHATI Sumsel sangat prihatin atas kejadian ini. Anak-anak seharusnya mendapatkan rasa aman dalam lingkungan tempat tinggal maupun sekolah. Kami berharap aparat penegak hukum segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang berat sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Heny Susantih.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat saat ini merasa resah apabila pelaku masih bebas berkeliaran di lingkungan sekitar.
“Kito resah kalau pelaku masih berkeliaran. Ini menyangkut keselamatan anak-anak dan masyarakat sekitar. Karena itu kami berharap proses penanganan dilakukan cepat dan transparan,” tambahnya.
FORHATI Sumsel juga meminta agar rekaman CCTV yang berkaitan dengan kejadian tersebut dapat diperlihatkan kepada pihak keluarga korban maupun warga sekitar untuk membantu proses identifikasi pelaku.
“Rekaman CCTV harus ditunjukkan kepada keluarga. Siapa tahu dikenali oleh orang sekitar korban sehingga bisa membantu mempercepat pengungkapan kasus,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir Kepala Puskesmas Gandus serta Ibu Lurah Gandus yang ikut memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga. Kehadiran berbagai pihak tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan psikologis korban sekaligus memperkuat perhatian bersama terhadap perlindungan anak.
FORHATI Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan anak-anak di lingkungan sekitar serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap anak.





















