Scroll untuk baca artikel
Lubuklinggau

FORHATI Sumsel Apresiasi Musda Lubuklinggau sebagai Momentum Penguatan Alumni HMI-Wati

×

FORHATI Sumsel Apresiasi Musda Lubuklinggau sebagai Momentum Penguatan Alumni HMI-Wati

Sebarkan artikel ini

UpdateKini.com, Lubuklinggau – Pengurus Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Wilayah Sumatera Selatan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI dan FORHATI Kota Lubuklinggau yang mengusung tema “Sinergi KAHMI Mewujudkan Masyarakat Kota yang Maju dan Sejahtera”, bertempat di Hotel Dewinda, Selasa (16/6/2026).

Kehadiran FORHATI Sumsel merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi serta kaderisasi alumni HMI-Wati di daerah. Selain itu, momentum Musda dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antar pengurus, serta mendorong lahirnya kepemimpinan yang visioner dan berkomitmen dalam memajukan organisasi.

Sekretaris Umum FORHATI Wilayah Sumatera Selatan, Eni Purwanti, S.Pd., M.Pd., yang hadir didampingi Leni Marlina atau yang akrab disapa Olen, mengatakan bahwa Musda merupakan forum strategis bagi organisasi untuk melakukan evaluasi sekaligus merumuskan langkah ke depan.

“Musda ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan, serta memilih kepengurusan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujar Eni.

Dalam Musda tersebut, peserta secara musyawarah mufakat menetapkan lima Presidium FORHATI Kota Lubuklinggau periode 2026–2031, yaitu:

Hj. Pertiwi, S.Pd., M.Pd.

Dr. Virry Grinitha, M.Pd.

Novi Ariyani, S.E., M.M.

Rosnida Yahya, S.Pd.I., M.Pd.

Fitria Khusnul Khotimah, S.E.

Terpilihnya lima presidium tersebut diharapkan mampu membawa FORHATI Kota Lubuklinggau semakin aktif dan progresif dalam menjalankan program-program pemberdayaan perempuan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan peran alumni HMI-Wati di tengah masyarakat.

Sementara itu, Musda KAHMI Kota Lubuklinggau juga menetapkan lima presidium yang mewakili berbagai unsur dan latar belakang profesi. Mereka adalah Rudi Erwandi, akademisi yang saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas PGRI Silampari (UNPARI); Azhari, mewakili unsur tokoh masyarakat; Rinaldi Efendi, dari unsur partai politik; Agus Maryanto, mewakili kalangan pemuda; serta Rudi Wijaya, yang berasal dari unsur birokrat.

Komposisi kepemimpinan yang beragam tersebut dinilai mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun organisasi yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kepengurusan baru yang terbentuk, KAHMI dan FORHATI Kota Lubuklinggau diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran sebagai wadah alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan masyarakat Kota Lubuklinggau yang maju dan sejahtera sesuai tema Musda yang diusung.