Scroll untuk baca artikel
Bisnis

Dari Keranjang Kuning hingga Live Shopping, Ini Cara PLN Bantu UMKM Jambi Naik Kelas

×

Dari Keranjang Kuning hingga Live Shopping, Ini Cara PLN Bantu UMKM Jambi Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

Jambi, UpdateKini – Persaingan usaha di era digital menuntut pelaku UMKM tak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga piawai memasarkan produknya secara online. Menjawab tantangan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) membekali puluhan UMKM binaan dengan pelatihan pemasaran digital melalui TikTok Shop dan content marketing.

 

25 UMKM binaan Rumah BUMN Jambi mengikuti pelatihan yang digelar pada Rabu (17/6/2026). Peserta mendapatkan materi mulai dari pembuatan konten digital hingga teknik live shopping yang kini menjadi salah satu strategi pemasaran paling efektif di platform digital.

 

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan transformasi digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkembang. Menurutnya, tantangan pelaku usaha saat ini bukan lagi sebatas menghasilkan produk, tetapi juga bagaimana memperkenalkan produk tersebut kepada konsumen melalui ruang digital.

 

“Melalui Rumah BUMN Jambi, PLN ingin memastikan program pemberdayaan yang kami jalankan benar-benar menjawab kebutuhan UMKM saat ini. Jika sebelumnya tantangan utama adalah produksi, kini tantangannya adalah pemasaran dan kemampuan menjangkau konsumen di ruang digital,” ujarnya.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari teknik membuat video pendek yang menarik, menyusun alur cerita konten, menentukan sudut pengambilan gambar, hingga menyampaikan pesan promosi yang efektif. Seluruh materi dipraktikkan langsung menggunakan produk masing-masing peserta.

 

Pelatihan juga membahas strategi memanfaatkan fitur live shopping, mulai dari penataan lokasi siaran, pencahayaan, penempatan produk, hingga teknik berinteraksi dengan calon pembeli secara langsung agar mampu meningkatkan kepercayaan dan mendorong transaksi.

 

Narasumber pelatihan, Thoriq Fadhil Nawawi yang merupakan Affiliate TikTok sekaligus content creator, membagikan pengalaman membangun konten yang sesuai dengan karakter pengguna TikTok. Peserta juga diajak memahami pentingnya menarik perhatian audiens pada detik-detik awal video.

 

Program ini merupakan lanjutan dari pelatihan sebelumnya yang telah membekali peserta dengan kemampuan dasar mengelola TikTok Shop, mulai dari membuat akun penjual, mengunggah produk hingga mengaktifkan fitur keranjang kuning. Dengan demikian, UMKM tidak hanya memiliki toko digital, tetapi juga memahami strategi mendatangkan pengunjung dan meningkatkan penjualan.

 

Diksi berharap penguatan literasi digital dapat membantu UMKM lokal Jambi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memperluas pasar.

 

“Produk-produk lokal Jambi memiliki kualitas yang mampu bersaing. Melalui penguasaan pemasaran digital, kreativitas konten, dan pemanfaatan fitur perdagangan elektronik, kami berharap UMKM binaan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” katanya.