Scroll untuk baca artikel
Bisnis

Migrasi Pelanggan MEP ke PLN Beres, Tagihan Listrik Warga Disebut Lebih Hemat

×

Migrasi Pelanggan MEP ke PLN Beres, Tagihan Listrik Warga Disebut Lebih Hemat

Sebarkan artikel ini

Musi Banyuasin, UpdateKini – Proses migrasi seluruh pelanggan PT Muba Electric Power (MEP) menjadi pelanggan PT PLN (Persero) di Kabupaten Musi Banyuasin resmi tuntas. Sebanyak 57.685 pelanggan kini telah beralih ke layanan PLN, yang diharapkan menghadirkan pasokan listrik lebih andal, layanan yang terintegrasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Peresmian selesainya migrasi pelanggan berlangsung di Desa Air Putih Ulu, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (19/6).

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan keberhasilan migrasi pelanggan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, PT MEP, dan PLN untuk memastikan masyarakat memperoleh akses listrik yang semakin baik.

“Dengan dukungan seluruh pihak, proses migrasi pelanggan dari PT MEP ke PT PLN (Persero) di seluruh wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dapat diselesaikan dengan baik. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kelistrikan yang semakin optimal,” ujar Herman Deru.

Mewakili General Manager PLN UID S2JB, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID S2JB Wahyudi mengatakan penyelesaian migrasi pelanggan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas layanan ketenagalistrikan di Musi Banyuasin. Selain memperkuat keandalan sistem, integrasi pelanggan ke jaringan pelayanan PLN juga memudahkan masyarakat mengakses layanan kelistrikan yang lebih cepat, transparan, dan terstandarisasi.

“Penyelesaian migrasi ini merupakan wujud sinergi yang baik antara pemerintah daerah, PT MEP, dan PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang semakin andal dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan yang telah mengawal proses ini hingga tuntas. Ke depan, PLN berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan pasokan listrik guna mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Wahyudi.

Manfaat migrasi tersebut mulai dirasakan masyarakat. Mulyadi (54), warga Desa Air Putih Ulu, mengaku biaya listrik keluarganya kini lebih hemat setelah menjadi pelanggan PLN. Jika sebelumnya ia membayar tagihan sekitar Rp1 juta per bulan, kini pengeluaran listriknya berkisar Rp500 ribu per bulan.

“Sekarang biaya listrik lebih hemat. Kami berharap pelayanan dan keandalan listrik ke depan semakin baik,” ujar Mulyadi.

PLN menilai keberhasilan migrasi pelanggan tidak hanya menjadi pencapaian dalam peningkatan pelayanan kelistrikan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Dengan akses listrik yang semakin andal dan terjangkau, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat lebih besar untuk mendukung produktivitas, pengembangan usaha, serta peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Apriyadi, Bupati Musi Banyuasin Toha, Wakil Bupati Musi Banyuasin Abdur Rohman Husen, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan Hendriansyah, jajaran PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), serta manajemen PT MEP.