Palembang, UpdateKini – Bangun pagi sering jadi tantangan bagi banyak orang. Rasa kantuk yang menempel, alarm yang terus ditunda, hingga tubuh yang terasa berat membuat pagi terasa tidak produktif. Padahal, kunci untuk bangun tepat waktu ternyata sederhana dan sering diremehkan: hentikan penggunaan gadget sebelum tidur dan segera terpapar cahaya begitu bangun.
Kebiasaan main HP sebelum tidur, entah itu scroll media sosial atau menonton video, membuat otak terus terjaga. Cahaya biru dari layar gadget dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang mengatur rasa kantuk. Akibatnya, meskipun mata lelah, pikiran tetap sulit tenang. Jika kebiasaan ini terus berulang, pola tidur akan berantakan dan bangun pagi jadi makin susah.
Sebaliknya, dengan membatasi penggunaan gadget setidaknya 30 menit sebelum tidur, kualitas istirahat bisa meningkat. Aktivitas sederhana seperti membaca buku ringan, menulis jurnal, atau sekadar relaksasi tanpa layar mampu membuat tubuh lebih siap beristirahat. Hasilnya, tidur jadi lebih nyenyak dan tubuh terasa segar saat bangun.
Rahasia kedua adalah segera mencari cahaya begitu membuka mata. Banyak orang memilih tetap rebahan dalam kondisi gelap, padahal tubuh membutuhkan sinyal terang untuk benar-benar “sadar”. Membuka tirai jendela, menyalakan lampu terang, atau berjalan keluar sebentar untuk menghirup udara pagi bisa membantu ritme biologis kembali normal. Paparan cahaya alami menghentikan rasa kantuk dan membuat energi pagi lebih stabil.
Dua kebiasaan kecil ini bisa menjadi awal perubahan besar. Tidak perlu lagi mengandalkan alarm berulang kali atau segelas kopi ekstra di pagi hari. Dengan tidur lebih nyenyak dan bangun segar, aktivitas seharian pun bisa lebih produktif. Jadi, kalau ingin benar-benar disiplin bangun pagi, mulailah dengan berhenti main HP sebelum tidur dan sambut cahaya pagi dengan semangat.
















