Palembang, UpdateKini – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) menggelar lelang aset secara serentak bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di tiga wilayah, yakni Pangkalpinang, Lahat, dan Palembang.
Lelang akan dilaksanakan bertahap di KPKNL Pangkalpinang pada 19 Mei 2026, KPKNL Lahat pada 21 Mei 2026, serta KPKNL Palembang pada 3 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis Bank Sumsel Babel dalam mengoptimalkan aset yang belum produktif agar kembali memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pelaku usaha. Selain itu, lelang juga menjadi bagian dari penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan secara legal, transparan, dan sesuai ketentuan.
Direktur Keuangan Bank Sumsel Babel, Amrul Muslimin, didampingi Pemimpin Divisi Manajemen Aset Khusus Ahmad Azhari, mengatakan kegiatan ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menjaga kualitas aset sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melalui lelang ini, kami memastikan pengelolaan aset dilakukan secara sehat, transparan, dan akuntabel. Aset yang sebelumnya belum produktif diharapkan kembali memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya.
Amrul menambahkan, kolaborasi dengan KPKNL di tiga wilayah menjadi bagian dari sinergi antara perbankan daerah dan instansi pemerintah dalam menghadirkan proses lelang yang aman, terpercaya, dan memiliki kepastian hukum.
Bank Sumsel Babel juga mengajak masyarakat serta pelaku usaha untuk memanfaatkan kesempatan ini guna memperoleh aset bernilai dengan harga kompetitif melalui mekanisme resmi negara.
Didukung seluruh jaringan kantor Bank Sumsel Babel di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas sekaligus meningkatkan pemahaman tentang mekanisme lelang resmi yang aman, terbuka, dan legal.
Melalui inisiatif ini, Bank Sumsel Babel optimistis dapat memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan produktivitas aset, serta mendorong perputaran ekonomi daerah.





















