Palembang, Update Kini – Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Wilayah Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan ekonomi melalui kegiatan podcast bertajuk “Transformasi Sampah Menjadi Berkah”. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (28/2/2026) pukul 13.00 WIB di Hotel Swarna Dwipa Palembang.
Acara tersebut menghadirkan Andi Wijaya, Direktur Bank Sampah Palembang, sebagai narasumber utama. Podcast dipandu langsung oleh Heny Susantih, Ketua FORHATI Sumatera Selatan periode berjalan.
Dalam kesempatan itu, Andi Wijaya memaparkan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah. Menurutnya, sampah bukan lagi sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.
“Sampah yang dipilah dan dikelola secara sistematis dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Bank sampah hadir bukan hanya untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Andi Wijaya.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah berbasis komunitas mampu menciptakan ekosistem ekonomi sirkular. Melalui edukasi dan pembinaan berkelanjutan, masyarakat diajak untuk memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, kemudian menyetorkannya ke bank sampah untuk ditabung dan diuangkan.
Sementara itu, Ketua FORHATI Sumsel, Heny Susantih, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi lintas bidang, khususnya ekonomi, kewirausahaan, kesehatan, dan lingkungan hidup.
“FORHATI ingin menjadi bagian dari solusi atas persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Edukasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran kolektif sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis ramah lingkungan,” ungkap Heny.
Ia berharap podcast ini dapat menginspirasi kader dan masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah serta mendorong lahirnya unit-unit bank sampah baru di berbagai wilayah di Sumatera Selatan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana dialog interaktif dan penuh antusias. Para peserta yang hadir turut memberikan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait praktik pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, FORHATI Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif dan solutif demi mewujudkan masyarakat yang lebih peduli lingkungan dan mandiri secara ekonomi.
















