Palembang, UpdateKini – “Imagine” adalah salah satu lagu paling ikonik di dunia, diciptakan oleh John Lennon dan dirilis pada tahun 1971. Lebih dari sekadar karya musik, lagu ini adalah manifesto perdamaian dan harapan akan dunia tanpa batas, tanpa perpecahan agama, politik, maupun ekonomi.
Liriknya mengajak pendengar membayangkan dunia yang hidup dalam persatuan, di mana manusia tidak terpisah oleh ideologi atau kepemilikan. Pesan sederhana namun kuat ini membuat “Imagine” menjadi lagu abadi yang kerap dinyanyikan dalam acara kemanusiaan dan momen solidaritas global.
Inspirasi lagu ini datang dari pandangan Lennon yang dipengaruhi oleh istrinya, Yoko Ono, terutama dari puisinya di buku Grapefruit. Lennon sendiri pernah berkata bahwa Yoko pantas mendapat kredit besar atas lahirnya lagu ini.
Secara musikal, “Imagine” dibangun dengan aransemen piano yang sederhana namun menyentuh hati. Kesederhanaan itu justru memperkuat pesan yang dibawa, membuat lagu ini mudah diingat dan dinyanyikan oleh siapa saja, di mana saja.
Lagu ini meraih berbagai penghargaan, masuk ke daftar 500 Greatest Songs of All Time versi Rolling Stone, dan diabadikan di Rock and Roll Hall of Fame. Hingga kini, “Imagine” tetap menjadi lagu yang relevan, mengingatkan kita bahwa perdamaian bukan hanya impian, tetapi tujuan yang harus diperjuangkan bersama.
Dengan pesan universalnya, “Imagine” telah menembus batas generasi dan budaya, menjadi pengingat bahwa dunia yang lebih baik dimulai dari imajinasi kita semua.
















