Scroll untuk baca artikel
Teknologi

PLN UID S2JB Hadirkan Bank Sampah Berbasis Listrik di Prabumulih

×

PLN UID S2JB Hadirkan Bank Sampah Berbasis Listrik di Prabumulih

Sebarkan artikel ini

Prabumulih, UpdateKini – PT PLN (Persero) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan energi yang tidak hanya menyalakan kehidupan, tetapi juga menumbuhkan keberlanjutan. Melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), PLN meresmikan Bank Sampah Terpadu Berbasis Listrik di Kota Prabumulih, Kamis (6/11).

 

Inisiatif ini menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi sirkular di tingkat masyarakat. Fasilitas ini dilengkapi dengan berbagai peralatan modern berbasis listrik, seperti mesin press sampah, pencacah plastik, dan pengering plastik berkonveyor yang mempercepat proses daur ulang.

 

General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan solusi energi yang berorientasi pada lingkungan dan masyarakat.

 

“Kami ingin memastikan bahwa listrik tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga penggerak keberlanjutan. Melalui pembinaan terhadap Bank Sampah Prabumulih, PLN menghadirkan solusi nyata yang mendukung ekonomi sirkular sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan,” ujar Adhi.

 

Selain mendukung upaya pengelolaan sampah, kehadiran fasilitas ini menjadi bentuk nyata implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang sejalan dengan agenda nasional transisi energi dan target Net Zero Emissions (NZE) 2060.

 

Program ini juga diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memanfaatkan kembali limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

 

Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, H. Elman, ST., MM, mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan inovasi yang menggabungkan aspek energi dan lingkungan.

 

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN. Fasilitas ini akan sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar,” ungkapnya.

 

Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Prabumulih, PLN menunjukkan bahwa transisi energi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. Penggunaan energi listrik pada mesin pengolahan sampah menjadi simbol transformasi menuju kota yang lebih bersih, hijau, dan berdaya.

 

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada bidang energi bersih, lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat.

 

Dengan hadirnya Bank Sampah Terpadu Berbasis Listrik di Prabumulih, PLN tidak hanya menyalakan lampu rumah warga, tetapi juga menyalakan harapan akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 

Manager PLN UP3 Ogan Ilir, Arif Azanny, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Prabumulih dan seluruh pihak yang mendukung keberhasilan program ini.

“Atas nama PLN, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Prabumulih dan semua pihak yang telah berkolaborasi. Kami berharap keberadaan fasilitas ini dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan kota yang lebih hijau, bersih, dan berdaya melalui pengelolaan sampah berbasis listrik,” ujar Arif.