Scroll untuk baca artikel
Teknologi

PLN ULP Tais Tembus 190 Desa Edukasi Bahaya Listrik di Seluma

×

PLN ULP Tais Tembus 190 Desa Edukasi Bahaya Listrik di Seluma

Sebarkan artikel ini

Seluma, UpdateKini – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tais terus mengakselerasi edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat di Kabupaten Seluma. Program Gebyar Sosialisasi Bahaya Listrik yang digelar perusahaan listrik negara itu telah menjangkau sedikitnya 190 desa dan kelurahan dari total 206 desa, 29 kelurahan, dan 18 kecamatan di wilayah tersebut.

Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, petugas PLN mendatangi rumah warga untuk memberikan pemahaman praktis mengenai potensi bahaya listrik serta cara menggunakan listrik secara aman dan sesuai standar keselamatan.

Program ini dikawal langsung oleh Team Leader K3L dan KAM PLN ULP Tais, Nefri Surya, dengan melibatkan seluruh pegawai hingga Tenaga Alih Daya (TAD). Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penyebaran edukasi melalui pemerintah kecamatan hingga masyarakat secara langsung.

Manajer PLN ULP Tais, Didin Putri Madina, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dalam penggunaan listrik di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi percepatan membangun kesadaran masyarakat agar lebih aman dalam memanfaatkan listrik. Target kami seluruh desa dan kelurahan di Seluma dapat terjangkau dan teredukasi,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menilai program ini menjadi wujud nyata kehadiran PLN yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Kami tidak hanya memastikan listrik andal, tetapi juga aman digunakan. Edukasi seperti ini menjadi bagian penting dalam perlindungan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menegaskan edukasi keselamatan listrik merupakan agenda strategis PLN dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis perlindungan pelanggan.

Menurutnya, melalui pendekatan langsung tersebut masyarakat tidak hanya menikmati listrik, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara aman.

“PLN ingin membangun ekosistem ketenagalistrikan yang berkelanjutan, di mana keselamatan menjadi fondasi utama,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang telah menerima edukasi untuk turut menyebarkan pemahaman tentang keselamatan listrik kepada keluarga dan lingkungan sekitar agar kesadaran penggunaan listrik yang aman semakin meluas.