Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Trafo Pengganti Tiba, PLN Kebut Pemulihan Sistem Kelistrikan Bayung Lencir

×

Trafo Pengganti Tiba, PLN Kebut Pemulihan Sistem Kelistrikan Bayung Lencir

Sebarkan artikel ini

Bayung Lencir, UpdateKini – PT PLN (Persero) terus mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, pasca gangguan yang terjadi pada trafo berkapasitas 6,5 MVA di Gardu Hubung (GH) DSSP Sumsel 5 Bayung Lencir beberapa waktu lalu.

 

Saat ini, trafo pengganti telah dimobilisasi dari PLTD Payo Selincah, Jambi, dan tengah menjalani serangkaian pengujian teknis sebelum dioperasikan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya PLN mengembalikan kondisi sistem kelistrikan secara normal dan andal.

 

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sungai Lilin, Ucok Darmawan, mengatakan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan serta keandalan sistem.

 

“Kami menargetkan seluruh pekerjaan pemulihan dapat diselesaikan pada minggu ketiga hingga keempat Juni 2026. Seluruh tahapan dilakukan secara terukur dan sesuai standar operasional agar sistem yang kembali beroperasi memiliki tingkat keandalan yang optimal,” ujarnya.

 

Selama proses perbaikan berlangsung, PLN memastikan pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengalihkan suplai listrik dari jaringan terdekat yang dipasok melalui Gardu Induk Sungai Gelam, Jambi.

 

Menurut Ucok, pengalihan pasokan tersebut berhasil mencegah terjadinya pemadaman berkepanjangan bagi pelanggan di Bayung Lencir dan sekitarnya. Meski demikian, PLN juga menerima sejumlah keluhan terkait tegangan listrik yang menurun di beberapa lokasi.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, PLN melakukan berbagai penguatan sistem, di antaranya optimalisasi konfigurasi jaringan, pemasangan empat trafo tap khusus pada wilayah ujung jaringan, serta pemasangan kapasitor 20 kV pada dua titik guna meningkatkan kualitas tegangan listrik.

 

Selain fokus pada pelanggan umum, PLN juga memberikan perhatian khusus terhadap objek vital pelayanan publik seperti fasilitas kesehatan, penyediaan air bersih, dan layanan publik lainnya agar tetap memperoleh pasokan listrik yang andal selama proses pemulihan berlangsung.

 

Tidak hanya mengganti trafo utama, PLN juga melakukan penggantian sejumlah peralatan terdampak, pembangunan kembali koneksi kabel sisi masuk dan keluar trafo, serta pengujian menyeluruh terhadap sistem pengaman sebelum sistem kembali dioperasikan secara normal.

 

Ucok menambahkan, keberhasilan menjaga kontinuitas pasokan listrik selama masa pemulihan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kepolisian, hingga seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

 

“PLN mengapresiasi dukungan seluruh pihak selama proses pemulihan berlangsung. Kami berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal guna mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi di Bayung Lencir serta sekitarnya,” tutupnya.