Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Eril: Portugal vs Spanyol, Duel Raksasa Eropa di 16 Besar, La Furia Roja Lebih Diunggulkan

×

Eril: Portugal vs Spanyol, Duel Raksasa Eropa di 16 Besar, La Furia Roja Lebih Diunggulkan

Sebarkan artikel ini

UpdateKini.com, Palembang – Babak 16 besar kembali menghadirkan laga bertabur bintang. Dua kekuatan besar Eropa, Portugal dan Spanyol, akan saling berhadapan dalam pertandingan yang disebut-sebut sebagai “final kepagian” karena kualitas kedua tim yang sama-sama layak melangkah lebih jauh di turnamen.

Pengamat sepak bola Sumatera Selatan, HM Masyaheril yang akrab disapa Eril, menilai duel ini akan berlangsung sangat ketat dengan tensi tinggi sejak menit pertama. Menurutnya, pertemuan Portugal dan Spanyol seharusnya bisa terjadi di fase yang lebih jauh, namun Portugal harus menerima kenyataan bertemu sang juara Eropa setelah hanya finis sebagai runner-up di fase grup.
“Portugal harus bekerja ekstra keras untuk lolos ke 16 besar. Mereka melewati laga dramatis saat menyingkirkan Kroasia. Hasil di fase grup membuat mereka harus menghadapi lawan sekelas Spanyol lebih cepat,” ujar Eril.

Di sisi lain, Spanyol justru menunjukkan grafik performa yang terus meningkat. Setelah ditahan imbang 0-0 oleh Tanjung Verde pada laga pembuka, La Furia Roja bangkit dengan mencatat kemenangan beruntun, yakni membantai Arab Saudi 4-0, mengalahkan Uruguay 1-0, hingga menghancurkan Austria 3-0 di babak 32 besar melalui dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro.
Eril menilai kekuatan terbesar Spanyol terletak pada organisasi permainan dan solidnya lini pertahanan. Bersama Meksiko, Spanyol menjadi tim yang masih mampu menjaga gawangnya tetap tanpa kebobolan sepanjang empat pertandingan terakhir.

“Ini menjadi alarm bagi Portugal. Pertahanan Spanyol sangat disiplin dan Unai Simon tampil luar biasa di bawah mistar. Mereka bukan hanya tajam saat menyerang, tetapi juga sangat sulit ditembus,” katanya.
Meski demikian, Eril mengingatkan Spanyol agar tidak pernah meremehkan sosok Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu dinilai masih memiliki mental juara dan pengalaman besar dalam laga-laga penting.

“CR7 pernah mencetak hattrick ke gawang Spanyol pada Piala Dunia 2018. Selain itu, ia sangat mengenal sepak bola Spanyol setelah bertahun-tahun membela Real Madrid dengan torehan 312 gol dan 33 hattrick. Rekam jejak itu membuat Cristiano tetap menjadi ancaman serius bagi Spanyol,” jelasnya.

Di kubu Spanyol, pelatih Luis de la Fuente dinilai berhasil membangun fondasi tim yang kuat sejak mengambil alih pada 2022. Kehadiran para pemain muda berbakat, termasuk Lamine Yamal yang bersinar saat membawa Spanyol menjadi juara Eropa 2024, membuat kekuatan La Furia Roja semakin lengkap.
Menurut Eril, pertandingan akan berlangsung keras dengan pertarungan di setiap lini. Portugal memiliki pengalaman dan kualitas individu yang luar biasa, sementara Spanyol tampil lebih kolektif, disiplin, dan konsisten.

“Kalau melihat performa dan statistik sejauh ini, saya menilai Spanyol memiliki peluang sedikit lebih besar untuk lolos ke perempat final. Namun selama Cristiano Ronaldo masih berada di lapangan, Portugal tetap memiliki peluang menciptakan kejutan,” pungkas Eril.