Scroll untuk baca artikel
Teknologi

Beban Listrik HUT RI Diprediksi 42,6 GW, PLN Siapkan Cadangan 9 GW

×

Beban Listrik HUT RI Diprediksi 42,6 GW, PLN Siapkan Cadangan 9 GW

Sebarkan artikel ini

Depok, UpdateKini – PT PLN (Persero) memproyeksikan beban puncak kelistrikan nasional pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, mencapai 42,6 gigawatt (GW).

 

Untuk memastikan kebutuhan listrik selama rangkaian peringatan kemerdekaan terpenuhi, PLN menyiapkan daya mampu pembangkit sebesar 51,6 GW. Dengan demikian, tersedia cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen.

 

Melansir Press Release PLN No. 133.PR/STH.01.05/VIII/2026 yang diterbitkan 16 Agustus 2026, kesiapan sistem kelistrikan tersebut dikawal langsung Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran Direksi PLN dari berbagai lokasi.

 

Dalam konferensi pers yang digelar dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Sabtu malam (15/8/2026), Darmawan mengatakan PLN telah melakukan pengecekan sistem kelistrikan secara menyeluruh sejak awal Agustus.

 

“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Darmawan.

 

Ia mengatakan seluruh kekuatan PLN dikerahkan untuk memastikan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar.

 

“Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” katanya.

 

45 Ribu Personel Disiagakan

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan, PLN menempatkan seluruh unit dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel dikerahkan di 2.275 titik siaga yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

“Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus,” tegas Darmawan.

 

Kesiapan tersebut juga diperkuat dengan berbagai peralatan cadangan. PLN menyiagakan 1.517 unit genset, 559 unit UPS, dan 1.286 unit gardu bergerak.

 

Selain itu, PLN menyiapkan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di lapangan.

 

Pengamanan Listrik Istana Berlapis

Khusus rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan hingga lima tingkat.

 

Sistem tersebut mencakup pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset.

 

“Seluruh sumber daya dipersiapkan dengan matang di berbagai titik. Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat,” kata Darmawan.

 

PLN Tetap Responsif terhadap Gempa Flores

Kesiapsiagaan PLN tidak hanya diarahkan untuk mengamankan kebutuhan listrik selama peringatan HUT RI. PLN juga tetap melakukan respons cepat terhadap gangguan kelistrikan akibat kondisi darurat di sejumlah wilayah.

 

Salah satunya terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak gempa. Begitu gempa terjadi, PLN langsung menerjunkan petugas untuk memeriksa dan memperbaiki infrastruktur kelistrikan yang terdampak.

 

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu,” ujar Darmawan.

 

Hingga Sabtu sore, sebanyak 11 gardu induk yang terdampak gempa telah kembali bertegangan. PLN selanjutnya melanjutkan proses penormalan secara bertahap hingga ke pelanggan.

 

Dalam proses pemulihan, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa sehingga keselamatan petugas dan masyarakat tetap menjadi prioritas.

 

Selain Flores, PLN juga terus mengawal pemulihan sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit. Menurut Darmawan, sistem tersebut berangsur membaik setelah mendapat tambahan pasokan dari dua pembangkit.

 

Dengan proyeksi beban puncak 42,6 GW dan daya mampu 51,6 GW, PLN memastikan sistem kelistrikan nasional memiliki cadangan yang cukup untuk mendukung seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

 

PLN menyatakan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga keandalan listrik, baik untuk kegiatan nasional maupun kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.