Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

FITK UIN Raden Fatah dan Kemenag Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Deep Learning

×

FITK UIN Raden Fatah dan Kemenag Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Deep Learning

Sebarkan artikel ini

Palembang, Updatekini – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang bekerja sama dengan Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI menggelar Workshop Nasional bertajuk Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah dan Sekolah di Auditorium Hotel Emilia Palembang, Ahad (18/10/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri Dekan FITK UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhammad Fauzi, M.Ag., serta dua narasumber, yakni anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi dan Sapto Abadi, M.Pd.

 

Turut hadir Wakil Dekan I Dr. Alimron, M.Ag., Wakil Dekan II Dr. Amaliah Hasanah, M.Ag., dan Wakil Dekan III Dr. H. Mukti Ali, M.Pd.I., perwakilan Direktorat KSKK Kemenag RI, praktisi pendidikan dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Sumatera Selatan, kepala madrasah, guru, dosen, serta akademisi dari UIN Raden Fatah dan perguruan tinggi mitra di Sumatera Selatan.

 

Dalam sambutannya, Dekan FITK UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhammad Fauzi, M.Ag., menekankan pentingnya transformasi pedagogik di era digital. Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga harus membentuk kemampuan berpikir kritis dan karakter peserta didik.

 

“Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan transformatif bagi pendidik masa kini. Kerja sama antara FITK UIN Raden Fatah dan Direktorat KSKK Kemenag RI ini merupakan komitmen nyata kami dalam mengawal kualitas pendidik di madrasah dan sekolah,” ujar Fauzi.

 

Ia berharap pendekatan tersebut dapat melahirkan generasi yang tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga mampu menganalisis, berefleksi, dan memecahkan persoalan nyata di masyarakat.

 

Sementara itu, Mohd. Iqbal Romzi dalam pemaparannya menyoroti pentingnya membangun paradigma pendidikan yang membahagiakan melalui komunikasi dan kolaborasi antarlembaga.

 

Ia menyampaikan bahwa pendidikan perlu menghasilkan generasi yang brilian, agamis, holistik, adaptif, gembira, kreatif, inovatif, dan argumentatif.

 

“Pendidikan diharapkan memberikan hasil yang berdampak dan juga membahagiakan bagi mereka yang menjalaninya. Sebagaimana dalam pendidikan Islam, mengajar tartib memiliki setiap makna di dalamnya, sehingga pendidikan itu akan menghasilkan orang-orang yang bahagia di dunia dan akhirat,” ungkapnya.

 

Workshop tersebut juga membahas penyusunan modul ajar berbasis deep learning, pemanfaatan teknologi interaktif, serta evaluasi pembelajaran berbasis hibrida. Materi disampaikan oleh praktisi IGI Sumatera Selatan dan tim ahli KSKK Kemenag RI.

 

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan FITK UIN Raden Fatah, Dr. Alimron, M.Ag., mengatakan penerapan pembelajaran mendalam membutuhkan desain kurikulum yang adaptif serta metode pengajaran yang dapat dievaluasi secara terukur.

 

“Melalui lokakarya ini, para dosen dan utusan guru diharapkan mampu menyusun paradigma pembelajaran yang mendorong analisis tingkat tinggi (HOTS) serta keterlibatan aktif peserta didik,” tuturnya.

 

Adapun Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. H. Mukti Ali, M.Pd.I., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi keagamaan negeri, Kementerian Agama, organisasi profesi, sekolah, dan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

 

“Sinergi antara perguruan tinggi keagamaan negeri, Kementerian Agama, organisasi profesi seperti IGI, serta sekolah dan madrasah daerah adalah kunci utama pemerataan mutu pendidikan,” tegasnya.

 

Melalui workshop nasional ini, FITK UIN Raden Fatah Palembang berharap para pendidik dapat mengembangkan dan menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di satuan pendidikan masing-masing. Upaya tersebut diharapkan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah dan sekolah, khususnya di Sumatera Selatan. (rbt)