Scroll untuk baca artikel
Sumsel

Heny Susantih: KAHMI dan FORHATI OKU Timur Harus Perkuat Sinergi dan Pengabdian

×

Heny Susantih: KAHMI dan FORHATI OKU Timur Harus Perkuat Sinergi dan Pengabdian

Sebarkan artikel ini

Update Kini, OKU Timur, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026–2031.

Pelantikan digelar di Auditorium SMA Negeri 1 Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (8/8/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen alumni HMI dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pelantikan mengusung tema “Meneguhkan Kontribusi KAHMI dalam Memperkuat Kemandirian Ekonomi di Tengah Konflik Geopolitik.” Tema tersebut dinilai relevan dengan berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat akibat dinamika geopolitik global.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin perwakilan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumatera Selatan, Meriyan, S.H., M.H.

Sejumlah tokoh dan jajaran organisasi turut hadir, Koordinator Presidium FORHATI Sumatera Selatan Heny Susantih, S.Pd, M.Si., jajaran KAHMI Asutra dan Eni Purwanti FORHATI Sumatera Selatan, alumni HMI, Pengurus HMI Cabang OKU Timur, Forkopimda, Forkopimcam, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, serta tokoh masyarakat.

Heny: Pelantikan Bukan Sekadar Seremoni

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Presidium FORHATI Sumatera Selatan, Heny Susantih, menyampaikan sambutan mewakili KAHMI dan FORHATI Wilayah Sumatera Selatan.

Heny mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KAHMI dan FORHATI OKU Timur yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta diiringi semangat membangun sinergi dengan berbagai pihak.

Menurut Heny, keberadaan KAHMI dan FORHATI memiliki posisi strategis dalam memperkuat kontribusi alumni HMI di tengah masyarakat. Alumni HMI, kata dia, tidak cukup hanya aktif dalam kehidupan organisasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan pemikiran, gagasan, serta karya nyata bagi kemajuan daerah.

“Pelantikan ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dan semangat pengabdian. Kami berharap KAHMI dan FORHATI OKU Timur dapat terus bersinergi, membangun kolaborasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Heny.

KAHMI Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI OKU Timur terpilih, Dr. Dedi Arianto, S.Pd.I., M.Pd.I., menilai tema kemandirian ekonomi sangat penting di tengah kondisi dunia yang terus berubah.

Ia menyebut konflik dan dinamika geopolitik global tidak hanya berdampak pada negara-negara besar, tetapi juga dapat berimbas terhadap stabilitas ekonomi di tingkat daerah.

“KAHMI harus mampu membaca perubahan zaman dan mengambil peran strategis. Penguatan kemandirian ekonomi menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat dan daerah memiliki daya tahan menghadapi berbagai tantangan global,” ujar Dedi.

Dedi juga mengajak seluruh alumni HMI yang tersebar di berbagai profesi untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program konkret yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat OKU Timur.

Lima Presidium Nakhodai KAHMI OKU Timur

Untuk periode 2026–2031, roda organisasi MD KAHMI OKU Timur akan digerakkan oleh jajaran presidium yang terdiri dari Gus Nur, S.H., Dr. Dedi Arianto, M.Pd.I., Ali Muhsonudin, S.E., Iman Sulaiman, S.P., M.Si., dan Nardiyanto, S.S.

Sementara itu, Lailun Mubarokah dipercaya memimpin FORHATI OKU Timur sebagai Ketua Umum.

Dengan kepengurusan baru tersebut, KAHMI dan FORHATI OKU Timur diharapkan mampu memperkuat peran sebagai wadah silaturahmi sekaligus rumah besar bagi alumni HMI untuk melahirkan gagasan dan gerakan yang berdampak.

Ke depan, KAHMI OKU Timur diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang solutif, mandiri, dan berdaya saing, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai intelektual, keislaman, dan kebangsaan.

Semangat tersebut menjadi modal penting bagi alumni HMI untuk tidak sekadar menjadi penonton perubahan, tetapi ikut mengambil bagian dalam menentukan arah pembangunan OKU Timur.