Bengkulu, UpdateKini – Masyarakat mungkin akan melihat petugas PLN melakukan pemangkasan bahkan penebangan pohon di sejumlah titik yang berada dekat jaringan listrik. Langkah tersebut bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik, terutama di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu terus memperkuat langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kelistrikan akibat hujan lebat dan angin kencang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemeliharaan vegetasi di sekitar jaringan listrik oleh tim PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Nusa Indah.
Pemeliharaan dilakukan melalui penelusuran jaringan secara berkala guna mengidentifikasi pohon atau ranting yang berpotensi menyentuh jaringan listrik. Vegetasi yang berada dalam jarak tidak aman kemudian dipangkas atau ditebang sesuai prosedur keselamatan dan ketentuan lingkungan yang berlaku.
Manager PLN ULP Nusa Indah, Ludi Sandra IB, menjelaskan bahwa keberadaan pohon yang terlalu dekat dengan jaringan listrik masih menjadi salah satu penyebab gangguan pada sistem distribusi.
“Pemangkasan dan penebangan pohon di sekitar jaringan listrik merupakan langkah preventif untuk meminimalisasi potensi gangguan, terutama saat cuaca ekstrem. Kami terus melakukan pemeliharaan secara berkala agar sistem distribusi tetap aman dan masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang andal,” ujarnya.
PLN mencatat, saat hujan deras disertai angin kencang, ranting atau pohon yang tumbang dapat mengenai jaringan listrik dan menyebabkan gangguan pasokan. Karena itu, kegiatan pemeliharaan vegetasi menjadi bagian penting dari strategi mitigasi risiko yang terus dilakukan secara berkelanjutan.
Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, mengatakan pengamanan jaringan dari potensi gangguan pohon merupakan salah satu langkah untuk menjaga kontinuitas layanan listrik kepada pelanggan.
“Dengan mitigasi yang dilakukan lebih awal, kami berharap potensi gangguan dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem menjadi fokus PLN dalam menjaga kualitas layanan kelistrikan.
Menurutnya, pengamanan jaringan dari potensi gangguan pohon merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui berbagai langkah preventif tersebut, PLN berharap keandalan pasokan listrik tetap terjaga meski menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. PLN juga mengajak masyarakat untuk turut berperan menjaga keselamatan ketenagalistrikan dengan melaporkan pohon atau benda lain yang berpotensi mengganggu jaringan listrik di lingkungan sekitar.

















