Scroll untuk baca artikel
Regional

Kaltim Matangkan Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Siap Dukung Gerakan Penanaman Serentak Nasional

×

Kaltim Matangkan Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Siap Dukung Gerakan Penanaman Serentak Nasional

Sebarkan artikel ini

Samarinda, UpdateKini – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai mematangkan rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 melalui rapat persiapan yang digelar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (15/7/2026).

 

Rapat berlangsung secara hybrid dan diikuti Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota se-Kaltim, serta sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Dinas Kehutanan Kaltim, Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim, serta instansi lainnya.

 

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Joko Istanto, sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tentang Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026.

 

Melalui surat edaran tersebut, pemerintah daerah didorong menyukseskan peringatan Hari Mangrove Sedunia melalui aksi nyata pelestarian mangrove, mulai dari penanaman serentak, edukasi kepada masyarakat, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem pesisir sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Joko mengatakan Kalimantan Timur menyambut baik ajakan pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, momentum Hari Mangrove Sedunia harus dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bagi masyarakat.

 

“Sebagai daerah dengan kawasan pesisir yang luas dan menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ekosistem mangrove. Karena itu, Hari Mangrove Sedunia harus menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi, bukan sekadar kegiatan seremonial yang selesai dalam sehari,” katanya.

 

Ia menambahkan, keberhasilan pelestarian mangrove tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya rehabilitasi dan perlindungan kawasan mangrove di Kalimantan Timur diharapkan dapat terus berkelanjutan.

 

Sebagai informasi, puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 akan dilaksanakan pada 26 Juli 2026 melalui aksi penanaman bibit mangrove secara serentak di seluruh Indonesia. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Saat ini, DLH Kalimantan Timur bersama perangkat daerah terkait masih melakukan peninjauan terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik pelaksanaan penanaman mangrove.

 

Pelaksanaan kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi Kalimantan Timur yang memiliki garis pantai yang panjang dan kawasan mangrove yang menjadi salah satu yang terluas di Indonesia. Selain berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan intrusi air laut, ekosistem mangrove juga menjadi habitat berbagai biota pesisir, menyerap emisi karbon, serta mendukung ketahanan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan, termasuk sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap semangat menjaga mangrove tidak berhenti pada aksi penanaman semata, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus tumbuh melalui kolaborasi, edukasi, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat demi menjaga kelestarian pesisir untuk generasi mendatang.