Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Maudy Koesnaedi Ungkap Rahasia 25 Tahun Pernikahan Harmonis dengan Erik Meijer

×

Maudy Koesnaedi Ungkap Rahasia 25 Tahun Pernikahan Harmonis dengan Erik Meijer

Sebarkan artikel ini

Jakarta, UpdateKini – Pasangan Maudy Koesnaedi dan Erik Meijer membagikan kisah perjalanan rumah tangga mereka yang telah memasuki usia 25 tahun. Dalam sebuah perbincangan, keduanya mengungkap bahwa komunikasi menjadi fondasi utama yang membuat pernikahan mereka tetap harmonis hingga kini.

Maudy mengaku sulit menjelaskan secara sederhana rahasia keharmonisan rumah tangga yang telah mereka bangun selama seperempat abad. Menurutnya, perjalanan pernikahan dipenuhi perjuangan, pengorbanan, kompromi, dan saling pengertian.

Sementara itu, Erik Meijer menilai kunci hubungan yang langgeng adalah tidak menjalani pernikahan dengan terlalu serius serta memberi ruang bagi pasangan untuk tetap berkembang.

“Yang penting jangan terlalu serius dan beri ruang kepada pasangan,” ujar Erik, seperti dikutip di BrideDeft. Senin (13/7)

Ia juga mengatakan, perbedaan profesi justru menjadi nilai tambah dalam hubungan mereka. Maudy berkarier di dunia hiburan, sedangkan Erik berkecimpung di dunia bisnis. Perbedaan itu membuat keduanya selalu memiliki banyak hal untuk dibicarakan saat berkumpul di rumah.

Meski demikian, Erik mengungkapkan bahwa topik yang paling sering mereka bahas tetap mengenai anak.

Dalam kesempatan tersebut, Maudy juga mengenang awal pertemuan mereka pada 1999 di sebuah acara yang diselenggarakan Hermawan Kartajaya. Saat itu, keduanya dikenalkan dan sempat berbincang mengenai urusan telekomunikasi, khususnya kartu telepon, sebelum akhirnya komunikasi mereka semakin intens.

Hubungan mereka berkembang secara bertahap hingga Erik mulai mengajak Maudy berkencan. Namun, perhatian publik yang cukup besar terhadap hubungan Maudy dengan pria berkebangsaan Belanda membuat keluarga Maudy segera meminta penjelasan mengenai keseriusan hubungan tersebut.

Maudy mengaku sejak awal telah menyampaikan kepada Erik bahwa apabila hubungan itu tidak ditujukan untuk masa depan, lebih baik tidak dilanjutkan secara serius. Hal itu dilakukan karena keluarganya memiliki harapan agar calon pendamping Maudy benar-benar memiliki komitmen.

Tak lama setelah mulai berpacaran, Erik pun bertemu dengan keluarga besar Maudy dan menyatakan keseriusannya. Sejak saat itu, masa pacaran mereka lebih banyak diisi dengan persiapan lamaran hingga pernikahan.

Menurut Maudy, proses pacaran hingga akhirnya menikah berlangsung sekitar dua tahun. Selama masa tersebut, kedua keluarga juga menjalin hubungan yang baik. Ia bersyukur keluarga Erik bersedia mengikuti tradisi keluarganya, sementara sang ibu dapat berkomunikasi dengan keluarga Erik menggunakan bahasa Belanda sehingga proses saling mengenal berlangsung lebih mudah.

Bagi pasangan yang telah mengarungi bahtera rumah tangga selama 25 tahun ini, komunikasi, saling menghargai, memberi ruang kepada pasangan, serta memiliki tujuan yang sama menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan keluarga di tengah perbedaan budaya dan profesi.