Palembang, UpdateKini – Di tengah perkembangan teknologi dan pesatnya konsumsi konten digital, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menekankan pentingnya kehadiran film-film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan moral dan nilai pendidikan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri gala premiere film Jangan Buang Ibu di Bioskop XXI Palembang Square Mall, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, film bertema keluarga seperti Jangan Buang Ibu memiliki peran penting dalam mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai penghormatan terhadap orang tua, terutama ibu.
“Film ini sangat menyentuh dan sarat pesan moral. Di tengah era digital saat ini, anak-anak dan generasi muda perlu mendapatkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai kehidupan, kasih sayang, dan penghormatan kepada orang tua,” ujar Ratu Dewa.
Ia menilai perkembangan teknologi telah membuka akses masyarakat terhadap berbagai jenis konten. Karena itu, kehadiran film yang mengedepankan nilai keluarga menjadi penting sebagai sarana pendidikan karakter.
Ratu Dewa juga mengajak masyarakat Palembang untuk mengambil pelajaran dari pesan yang disampaikan film tersebut, yakni pentingnya berbakti kepada orang tua selama mereka masih ada.
“Jangan sampai kita baru menyadari besarnya pengorbanan seorang ibu ketika semuanya sudah terlambat. Film ini mengingatkan kita tentang hal itu,” katanya.
Gala premiere tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani, Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Palembang Ida Royani, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Film Jangan Buang Ibu juga mendapat perhatian para penonton yang memenuhi ruang bioskop. Banyak di antara mereka terlihat larut dalam emosi dan terharu dengan kisah yang ditampilkan.
Aktris Nirina Zubir yang turut hadir dalam acara itu mengatakan film tersebut membawa pesan sederhana namun sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pada akhirnya kita akan kembali kepada keluarga. Film ini mengajarkan pentingnya menyayangi dan menjaga ibu, serta menghargai setiap pengorbanan yang telah diberikan kepada kita,” ujarnya.
Bagi Ratu Dewa, respons positif masyarakat terhadap film tersebut menunjukkan bahwa karya perfilman yang mengangkat nilai-nilai keluarga dan kemanusiaan masih memiliki tempat di hati publik, sekaligus menjadi media yang efektif untuk memperkuat karakter dan ketahanan keluarga di era digital. (*)
















