Scroll untuk baca artikel
PaliPolitik

PUTIN: Tokoh Baru Berpeluang Muncul pada Pilkada PALI 2031

×

PUTIN: Tokoh Baru Berpeluang Muncul pada Pilkada PALI 2031

Sebarkan artikel ini

PALI, UpdateKini – Lembaga Riset Public Trust Institute (PUTIN) menilai peluang munculnya tokoh baru pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2031 cukup terbuka.

Koordinator Wilayah Sumatera Selatan PUTIN, Fatkurohman, mengatakan kondisi politik daerah saat ini menunjukkan sejumlah indikator yang dapat mendorong lahirnya figur alternatif di luar nama-nama yang selama ini mendominasi panggung politik lokal.

Menurutnya, secara psikologi politik terdapat persoalan mendasar yang membuat situasi tersebut terbuka terjadi, di antaranya tingkat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan yang dinilai cenderung stagnan, serta munculnya persoalan hukum yang melibatkan salah satu petahana dalam beberapa waktu terakhir.

“Selain itu, masa jabatan petahana juga akan berakhir ketika pilkada serentak kembali digelar, sehingga memberikan peluang bagi tokoh-tokoh baru untuk ikut berkompetisi,” ujar Fatkurohman.

Ia menilai, apabila tidak terjadi perubahan signifikan dalam pembangunan daerah, maka dinamika politik di Kabupaten PALI berpotensi semakin kompetitif menjelang Pilkada mendatang.

Dalam kajian PUTIN, sejumlah nama mulai menunjukkan peningkatan aktivitas politik di ruang digital. Salah satunya Firdaus Hasbullah, politisi Partai Demokrat yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD PALI.

Menurut Fatkurohman, aktivitas Firdaus yang kerap membagikan kegiatan keseharian dan tugasnya sebagai wakil rakyat melalui media sosial berpotensi meningkatkan tingkat keterkenalannya di tengah masyarakat.

“Jika konsisten, bukan tidak mungkin akan terbuka peluang baginya menjadi kandidat bupati maupun wakil bupati di masa mendatang, atau minimal mempertahankan posisi politiknya saat ini,” katanya.

PUTIN juga menilai tokoh-tokoh yang memiliki visi maju pada Pilkada mendatang harus mulai melakukan investasi politik sejak dini, termasuk dengan memanfaatkan platform digital yang kini semakin menjangkau masyarakat hingga tingkat pedesaan. (*)