Jakarta, UpdateKini – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sinergi yang erat antara Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam mengawal pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 menjadi fondasi penting untuk menjaga kesehatan fiskal dan kredibilitas APBN.
Hal tersebut disampaikan Menkeu saat memberikan tanggapan pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi DPR RI atas Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (RUU P2 APBN) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (14/7).
Dalam kesempatan itu, Menkeu menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPR RI atas pandangan, masukan, dan dukungan terhadap RUU P2 APBN Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, seluruh pandangan yang disampaikan menjadi masukan penting untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara.
“Pemerintah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPR RI atas pandangan, masukan, dan dukungannya terhadap RUU P2 APBN Tahun Anggaran 2025. Seluruh tanggapan tersebut menjadi bahan masukan yang sangat berguna dalam peningkatan pengelolaan keuangan negara di masa depan,” ujar Menkeu.
Menkeu juga menyampaikan bahwa keberhasilan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025 yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak terlepas dari dukungan DPR RI.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan perwujudan komitmen dan konsistensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan APBN berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, sekaligus hasil kerja bersama para pemangku kepentingan, terutama dukungan DPR dalam meningkatkan kualitas pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara.
Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan bahwa kolaborasi yang kuat antara Pemerintah dan DPR RI dalam menjaga kredibilitas APBN turut memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap perekonomian Indonesia. Hal itu tercermin dari keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) yang mempertahankan peringkat kredit Republik Indonesia pada level BBB atau A2 dengan outlook stabil.
“Kami juga ingin menyampaikan kabar baik bahwa dukungan dan kerja sama yang baik antara pemerintahan dan DPR RI, kemarin lembaga rating S&P mempertahankan peringkat kredit Republik Indonesia pada level BBB atau A2 dengan outlook stabil,” kata Menkeu.
Menutup penyampaiannya, Menkeu Purbaya berharap dukungan dan kerja sama antara pemerintah dan parlemen dapat terus terjalin dengan baik sehingga APBN dapat menjadi instrumen untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

















