Tangerang Selatan, UpdateKini – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melantik 745 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Kementerian ESDM.
Dalam arahannya, Yuliot menekankan pentingnya peran talenta muda yang kompeten, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung agenda swasembada energi nasional di tengah tantangan energi global.
Pelantikan berlangsung di Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026).
Yuliot mengingatkan para PNS yang baru dilantik bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan janji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Perlu saya ingatkan bahwa pengambilan sumpah yang baru saja diucapkan bukan sekedar seremonial belaka, ini adalah janji suci saudara kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara yang menuntut tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Yuliot.
Menurutnya, Kementerian ESDM memiliki peran penting dalam implementasi Asta Cita pemerintah, khususnya pada upaya memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara serta mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, dan air.
Yuliot menjelaskan, dalam mewujudkan swasembada energi, pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi energi yang bersumber dari dalam negeri dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor.
Upaya tersebut dilakukan melalui diversifikasi dan konversi energi menggunakan energi baru dan terbarukan.
Pemerintah juga menargetkan bauran energi nasional berada pada kisaran 17 hingga 21 persen pada 2026 sebagai bagian dari langkah mempercepat transisi menuju energi yang lebih bersih.
Selain sektor energi, program hilirisasi sumber daya alam yang mencakup mineral, batu bara, serta minyak dan gas bumi akan terus didorong untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Yuliot juga meminta para ASN baru meninggalkan pola kerja yang terkotak-kotak dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan pentingnya sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kesiapan menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan organisasi.
“Jangan melaksanakan tugas terkotak-kotak atau silo yang hanya berada pada titik kotak terkecil pada unit kerja atau organisasi,” tegasnya.
Sebanyak 745 PNS yang dilantik terdiri dari 86 orang di Sekretariat Jenderal, 77 orang di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, 74 orang di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, 131 orang di Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, 63 orang di Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, 39 orang di Inspektorat Jenderal, 221 orang di Badan Geologi, 42 orang di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM, dua orang di Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional, dan 10 orang di Badan Pengatur Hilir Migas.
















