Palembang, UpdateKini – Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Palembang yang berkelanjutan. Menurutnya, berbagai tantangan perkotaan, mulai dari banjir hingga kemacetan, tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi dan kolaborasi semua pihak.
Hal itu disampaikan Ratu Dewa saat membuka Festival Aspirasi Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI bertema “Membangun Tata Kota Palembang yang Berkelanjutan untuk Mengatasi Banjir dan Kemacetan melalui Aspirasi dan Partisipasi Publik” di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Minggu (14/6/2026).
Forum tersebut dihadiri Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan, para Wakil Ketua BAM DPR RI, serta anggota DPR RI Yudha Novanza Utama. Kegiatan itu menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan strategis perkotaan yang hasilnya akan dibawa ke Jakarta sebagai bahan rekomendasi kebijakan di tingkat nasional.
Ratu Dewa menegaskan, Palembang sebagai kota tertua di Indonesia terus berkembang dengan jumlah penduduk yang kini mencapai lebih dari 1,8 juta jiwa. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut perencanaan pembangunan yang matang serta sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan masyarakat.
“Ini forum yang tepat untuk membahas persoalan-persoalan strategis Kota Palembang. Kota ini terus berkembang dengan jumlah penduduk yang kini mencapai lebih dari 1,8 juta jiwa, sehingga membutuhkan perencanaan yang matang dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan Pemerintah Kota Palembang telah mengusulkan perluasan wilayah kota kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan pembangunan dan pertumbuhan penduduk.
Terkait persoalan banjir, Ratu Dewa mengingatkan bahwa selain dipengaruhi faktor alam, perilaku masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus dibenahi bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh warga menjaga kebersihan lingkungan dan memperhatikan kondisi anak-anak sungai sebagai bagian dari sistem drainase kota.
Menurutnya, semangat kolaborasi dan kepedulian masyarakat menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Palembang yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan.

















