Scroll untuk baca artikel
Migas

Kabar Baik Jelang HUT RI, Tiga Sumur Baru Pertamina Siap Perkuat Pasokan Energi

×

Kabar Baik Jelang HUT RI, Tiga Sumur Baru Pertamina Siap Perkuat Pasokan Energi

Sebarkan artikel ini

Prabumulih, UpdateKini – Menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mencatatkan keberhasilan mengembangkan tiga sumur infill baru di wilayah kerja Pertamina EP Limau Field dan Adera Field, Sumatera Selatan. Ketiga sumur tersebut diproyeksikan memperkuat pasokan energi nasional dengan potensi produksi minyak lebih dari 1.400 barel per hari (BOPD) serta gas lebih dari 4 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

 

Keberhasilan itu menjadi bagian dari upaya PHR Zona 4 dalam mendukung kedaulatan energi nasional melalui optimalisasi lapangan migas yang telah berproduksi. Tiga sumur infill yang dikembangkan meliputi KRG-042 di Prabumulih, serta DWA-071 dan BNG-081 di Kabupaten PALI.

 

Melansir siaran pers Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Rabu (5/8/2026), pengembangan sumur infill dipilih sebagai salah satu strategi utama karena memiliki tingkat ketidakpastian yang lebih rendah dibandingkan metode pengeboran lainnya, sekaligus mampu mengoptimalkan potensi migas di lapangan yang sudah matang.

 

“Keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di Zona 4 merupakan buah dari inovasi pendekatan dan penerapan teknologi andal dalam upaya untuk terus mengoptimalkan potensi migas di lapangan mature,” ujar Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 4 Reza Nur Ardianto.

 

Sumur pertama, KRG-042 di Struktur Karangan Timur, Kota Prabumulih, dikembangkan menggunakan teknologi Electric Submersible Pump (ESP). Sumur yang dibor selama 25 hari itu mencatat potensi produksi awal mencapai 777 BOPD berdasarkan uji alir pada 16 Juli 2026.

 

Sementara itu, sumur DWA-071 di Struktur Dewa, Kabupaten PALI, menjadi sumur pengembangan pertama di wilayah tersebut setelah lebih dari enam tahun. Didukung data survei 3D Seismik IDAMAN, sumur yang dibor selama 47 hari tersebut memiliki potensi produksi 375,84 BOPD minyak dan 0,196 MMSCFD gas.

 

Adapun sumur BNG-081 di Struktur Benuang, Kabupaten PALI, berhasil dikembangkan berkat pemanfaatan data 3D Seismik Karbela. Hasil uji alir awal pada 20 Juli 2026 menunjukkan potensi produksi mencapai 264,4 BOPD minyak dan 3,064 MMSCFD gas.

 

Pjs. General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah mengatakan, keberhasilan tiga sumur tersebut membuat Zona 4 telah menuntaskan 40 sumur pengembangan hingga akhir Juli 2026.

 

“Pertamina EP Zona 4 akan terus melakukan upaya peningkatan produksi dalam rangka mendukung asta cita presiden untuk ketahanan energi dan terbukti kita senantiasa pantang menyerah mencari dan mengembangkan potensi melalui sumur infill drilling di area wilayah kerja,” kata Luthfi.

 

Hingga akhir 2026, PHR Zona 4 menargetkan penyelesaian 83 sumur pengembangan dengan sasaran produksi mencapai 30.305 BOPD minyak dan 485,07 MMSCFD gas sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.