Scroll untuk baca artikel
Pertanian

Bukan Cuma untuk Pemilik Lahan Luas, Bibit Gratis Kemenhut Bisa Ditanam di Pot

×

Bukan Cuma untuk Pemilik Lahan Luas, Bibit Gratis Kemenhut Bisa Ditanam di Pot

Sebarkan artikel ini

Jakarta, UpdateKini – Penghijauan tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Masyarakat yang tinggal di rumah dengan halaman terbatas tetap bisa ikut menanam pohon dengan memanfaatkan pot maupun drum.

 

Hal tersebut menjadi salah satu pesan Kementerian Kehutanan dalam program Bibit Merdeka untuk Masyarakat yang membagikan ribuan bibit tanaman gratis menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Berdasarkan siaran pers Kementerian Kehutanan Nomor SP. 414/HKLN/08/2026 yang diterbitkan Minggu (16/8/2026), sebanyak 17.845 batang bibit telah dibagikan kepada masyarakat di 20 provinsi melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS).

 

Program tersebut merupakan bagian dari 81 Aksi Kehutanan untuk Kemerdekaan Indonesia sekaligus mendukung gerakan ASRI atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

 

Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Dyah Murtiningsih mengatakan, kegiatan penanaman dapat dilakukan siapa saja, termasuk masyarakat yang tidak memiliki halaman luas.

 

“Penanaman ini tidak hanya dapat dilakukan oleh masyarakat yang memiliki halaman, namun juga dapat ditanam di pot atau drum untuk menghijaukan di sekitar tempat tinggal,” tutur Dyah saat membuka kegiatan pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

 

Menurut Dyah, penghijauan di lingkungan permukiman memiliki manfaat yang lebih luas. Pepohonan dapat membantu menyerap emisi karbon sekaligus menyerap polusi udara, terutama di wilayah perkotaan.

 

“Kami harap masyarakat dapat terus melakukan aksi penanaman ini, tidak hanya bermanfaat untuk penghijauan lingkungan, tetapi juga untuk menyerap emisi karbon,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan di Jakarta, Kementerian Kehutanan membagikan 1.000 batang bibit tanaman hias tabebuya dan tanaman jenis MPTS. Bibit tersebut berasal dari Persemaian Permanen Rumpin, BPDAS Citarum Ciliwung.

 

Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan yang diawali dengan senam bersama tersebut. Warga datang untuk mendapatkan bibit sekaligus ikut mendukung gerakan penghijauan lingkungan.

 

Salah satunya Eka, warga Jakarta Selatan, yang mengaku senang dengan adanya pembagian bibit gratis.

 

“Alhamdulillah dengan kegiatan bibit gratis ini, masyarakat bisa semakin semangat untuk menanam pohon di rumah masing-masing. Terima kasih untuk Kementerian Kehutanan,” ujarnya.

 

Secara nasional, Kementerian Kehutanan menyebut telah menyediakan 21 juta bibit yang tersebar di 59 persemaian permanen. Masyarakat dapat mengakses bibit tersebut melalui BPDAS yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

 

Program Bibit Merdeka untuk Masyarakat sendiri merupakan salah satu dari lima aksi utama dalam rangkaian 81 Aksi Kehutanan, yang dilaksanakan di 81 titik dari Sabang sampai Merauke pada 10–16 Agustus 2026.

 

Selain Bibit Merdeka untuk Masyarakat, aksi tersebut mencakup Hutan Tumbuh untuk Indonesia, Hutan Bersih Indonesia Asri, Forester Goes to School, dan Bakti Rimbawan untuk Negeri.

 

Melalui program ini, Kementerian Kehutanan mendorong penghijauan tidak hanya dilakukan di kawasan dengan lahan luas, tetapi juga dimulai dari lingkungan tempat tinggal masyarakat, termasuk rumah-rumah dengan halaman terbatas.