Scroll untuk baca artikel
PalembangPemkot

Aprizal Hasyim Sambut 42 Tim Damkar Se-Indonesia di NFSC 2026 Palembang

×

Aprizal Hasyim Sambut 42 Tim Damkar Se-Indonesia di NFSC 2026 Palembang

Sebarkan artikel ini

Palembang, UpdateKini – Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, secara resmi menyambut kedatangan 336 peserta yang tergabung dalam 42 tim pemadam kebakaran dari berbagai daerah di Indonesia pada ajang National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026.

 

Kegiatan berskala nasional tersebut dipusatkan di kawasan bersejarah Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.

 

Aprizal Hasyim menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Palembang sebagai tuan rumah kompetisi bergengsi tersebut.

 

Menurutnya, NFSC 2026 bukan sekadar ajang adu ketangkasan fisik, melainkan wadah strategis untuk mengukur kesiapsiagaan dan profesionalisme petugas pemadam kebakaran dalam menyelamatkan jiwa serta harta benda masyarakat.

 

“NFSC adalah wadah strategis untuk mengasah keterampilan dan memperkuat sinergi antarpetugas penyelamatan di seluruh Indonesia. Ini bukti nyata komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik pada penanggulangan kebakaran,” ujar Aprizal.

 

Ia menjelaskan, pemilihan Benteng Kuto Besak sebagai lokasi pembukaan memiliki makna tersendiri. Kawasan tersebut dinilai merepresentasikan semangat Kota Palembang yang terus berkembang menjadi kota modern tanpa meninggalkan nilai sejarah dan budaya.

 

“Di tengah proses pembaruan kota yang sedang berlangsung, kami ingin menunjukkan bahwa Palembang terus bergerak maju. Kami berharap suasana historis di BKB memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta saat mengenal kekayaan budaya Palembang,” tambahnya.

 

Melalui kompetisi ini, Pemerintah Kota Palembang berharap lahir personel pemadam kebakaran yang tangguh, sigap mengambil keputusan dalam hitungan detik, serta mampu menghadapi berbagai kondisi darurat demi keselamatan masyarakat.

 

Aprizal juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan para peserta. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana berbagi pengalaman dan pengetahuan antar daerah.

 

“Selamat bertanding, jaga sportivitas, dan semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas SDM pemadam kebakaran di Indonesia,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, Kemas Haikal, menjelaskan bahwa terdapat tiga kategori lomba dalam NFSC 2026.

 

Kategori pertama yakni Ketangkasan Menggelar Selang (Hose Laying). Pada kategori ini, peserta diuji dalam kecepatan menggelar selang, mulai dari proses penyambungan hingga kesiapan penyemprotan air.

 

“Ini salah satu standar pelayanan yang harus dimiliki karena merupakan keterampilan tingkat tinggi. Kalau lambat menggelar selang, maka lambat pula proses pemadamannya,” katanya.

 

Kategori kedua adalah Kemampuan Bertahan Hidup (Survival), di mana petugas dilatih menghadapi kondisi ekstrem saat proses pemadaman berlangsung. Simulasi meliputi kemampuan melewati berbagai rintangan sulit, seperti gorong-gorong, dengan tetap menggunakan perlengkapan pelindung lengkap.

 

Menurut Kemas Haikal, latihan tersebut bertujuan agar petugas tetap tangguh dan selamat ketika menghadapi situasi nyata di lapangan.

 

Adapun kategori ketiga yaitu penyelamatan dari ketinggian (Ladder Pitching). Materi ini berfokus pada teknik penyelamatan korban yang terjebak di lokasi tinggi.

 

“Kemampuan ini sangat vital mengingat tugas personel Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan evakuasi dalam berbagai skenario penyelamatan,” pungkasnya. (*)