Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Waspada Asap Karhutla, Bujang Gadis Kesehatan Palembang Imbau Warga Pakai Masker

×

Waspada Asap Karhutla, Bujang Gadis Kesehatan Palembang Imbau Warga Pakai Masker

Sebarkan artikel ini

Palembang, UpdateKini – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian di tengah potensi menurunnya kualitas udara di Palembang dan wilayah sekitarnya. Kondisi ini mendorong Bujang Gadis Kesehatan Kota Palembang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan saluran pernapasan akut (ISPA).

Founder Bujang Gadis Kesehatan Palembang, Febri Zulian, mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan asap dan partikel udara yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

“Kami mengimbau masyarakat Palembang dan sekitarnya untuk menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Kita perlu mengantisipasi dampak asap dan kualitas udara yang kurang baik terhadap kesehatan, khususnya gangguan pernapasan,” ujar Febri Zulian.

Selain menggunakan masker, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara sedang buruk. Warga juga perlu menjaga asupan air putih dan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

Masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, tenggorokan terasa perih, atau gejala gangguan pernapasan lainnya disarankan segera memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Bujang Gadis Kesehatan Palembang juga mengajak masyarakat berperan dalam mencegah karhutla. Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan menunggu sampai kondisi semakin parah. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan melindungi keluarga dari dampak asap karhutla,” tegas Febri.

Bujang Gadis Kesehatan Palembang berharap pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan kualitas udara, penanganan titik api, serta menyampaikan informasi mengenai kondisi udara secara cepat dan mudah diakses masyarakat.

Masyarakat di Palembang dan sekitarnya diharapkan tetap waspada serta menerapkan langkah perlindungan diri selama kualitas udara berpotensi terdampak asap karhutla. (*)