Update Kini, Palembang – Ikatan Keluarga Provinsi Bengkulu (IKPB) resmi memiliki nahkoda baru. KH M. Hendra Zainuddin Al Qodiri dipercaya memimpin organisasi tersebut setelah dikukuhkan dalam Musyawarah dan Pengukuhan Pengurus IKPB yang digelar, Sabtu (1/8/2026).
Pengukuhan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh masyarakat Bengkulu, pengurus, serta anggota IKPB hadir untuk menyaksikan pergantian kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid dan berkontribusi bagi masyarakat Bengkulu di perantauan.
Ketua IKPB sebelumnya, Prof. Dr. H. M. Sirozi, M.A., Ph.D., mengatakan organisasi tersebut merupakan amanah yang telah dirintis sejak 2019. Menurutnya, IKPB hadir bukan hanya sebagai organisasi formal, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi warga Bengkulu yang berada di luar daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah bekerja membangun organisasi sejak awal berdiri. Sirozi juga optimistis kepemimpinan KH Hendra akan membawa energi baru bagi IKPB.
“Saya dan Dindo Heny sebagai sekretaris mohon maaf atas segala kekurangan selama ini. Insyaallah di bawah binaan Kiai akan semakin banyak kegiatan yang aktif. Organisasi ini diharapkan memberi manfaat yang besar. Dengan kepemimpinan Kiai dan berbagai prestasi yang beliau miliki, tentu akan membawa dampak positif bagi warga Bengkulu,” kata Sirozi.
Sementara itu, KH M. Hendra Zainuddin Al Qodiri menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin IKPB.
“Yang pertama saya mengucapkan terima kasih karena telah diamanahkan menjadi Ketua IKPB,” ujar KH Hendra.
Usai dikukuhkan, KH Hendra langsung memaparkan sejumlah agenda yang akan menjadi prioritas kepengurusan baru. Salah satunya menggelar ziarah ke Bengkulu yang dirangkaikan dengan audiensi bersama Gubernur Bengkulu pada Oktober 2026.
“Kita akan mengajak warga Bengkulu ziarah ke Bengkulu sekaligus audiensi dengan Gubernur Bengkulu pada bulan Oktober. Pertemuan hari ini juga akan kita sosialisasikan melalui media sosial agar semakin banyak warga Bengkulu ikut terlibat,” katanya.
Tak hanya itu, IKPB juga akan menggelar kegiatan mancing bersama pada September mendatang. Agenda tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru dan menyusun program kerja organisasi.
“Pada bulan September nanti kita akan mengadakan mancing bersama, sekaligus pengenalan pengurus baru dan merancang program-program organisasi ke depan,” ungkapnya.
Dukungan terhadap kepemimpinan KH Hendra juga datang dari demisioner Sekretaris IKPB, Heny Susantih. Menurutnya, KH Hendra merupakan figur yang sejak lama diharapkan memimpin organisasi karena dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan kedekatan dengan masyarakat Bengkulu.
“Kami sudah lama menginginkan beliau menjadi Ketua IKPB, bahkan sejak beliau menjadi Ketua PWNU. Warga Bengkulu bangga memiliki putra asli Bengkulu yang bersedia memimpin IKPB,” ujar Heny.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadikan IKPB lebih aktif melalui berbagai kegiatan yang mempererat persaudaraan warga Bengkulu sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru ini, IKPB diharapkan semakin kokoh sebagai wadah pemersatu masyarakat Bengkulu di perantauan serta mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi anggota dan turut berkontribusi terhadap kemajuan Provinsi Bengkulu.
















