Scroll untuk baca artikel
BisnisNasional

Prabowo Pulang dari Prancis Bawa Kesepakatan Komersial Rp61,25 Triliun

×

Prabowo Pulang dari Prancis Bawa Kesepakatan Komersial Rp61,25 Triliun

Sebarkan artikel ini

Jakarta, UpdateKini – Presiden RI Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air usai melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Prancis dengan membawa sejumlah capaian kerja sama strategis.

Berdasarkan rilis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, kunjungan tersebut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar atau sekitar Rp61,25 triliun.

Pesawat yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (30/5) pukul 09.50 WIB.

Kedatangannya disambut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita.

Dalam rilisnya, Bakom RI menyebut salah satu capaian utama kunjungan tersebut adalah peluncuran France–Indonesia High Level Business Council yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha dari Indonesia dan Prancis. Forum tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan komersial baru yang diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Kesepakatan senilai USD 3,5 miliar atau sekitar Rp61,25 triliun itu difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyambut baik pembentukan France–Indonesia High Level Business Council. Menurutnya, forum tersebut menjadi tonggak penting dalam mempererat kerja sama ekonomi Indonesia dan Prancis sekaligus memperluas peluang investasi dan perdagangan yang saling menguntungkan.

“Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Rosan dalam keterangan tertulis yang dikutip dalam rilis Bakom RI.

Forum yang diresmikan pada 28 Mei 2026 itu mempertemukan 30 pemimpin perusahaan dan pelaku industri utama dari kedua negara dengan total kapitalisasi pasar mencapai USD 1,3 triliun. Dewan bisnis tersebut dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

Rosan mengatakan, kesepakatan yang tercapai menunjukkan Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif.

Selain menghasilkan empat kesepakatan komersial baru, Dewan Bisnis Indonesia–Prancis juga menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral hingga tiga kali lipat pada 2035. Dengan dukungan pemerintah kedua negara, Kadin Indonesia bersama MEDEF International berkomitmen memperkuat kolaborasi ekonomi dan membuka peluang kemitraan baru di berbagai sektor strategis.

Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperluas kemitraan strategis dengan negara sahabat guna mendukung pembangunan nasional dan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.