Scroll untuk baca artikel
Nasional

Arif Satria Mundur dari Jabatan Rektor IPB Usai Dilantik Jadi Kepala BRIN, ICMI Banyuasin Beri Ucapan Selamat

×

Arif Satria Mundur dari Jabatan Rektor IPB Usai Dilantik Jadi Kepala BRIN, ICMI Banyuasin Beri Ucapan Selamat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, update Kini – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang baru dilantik, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., menyatakan akan segera mundur dari jabatannya sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB). Keputusan ini diambil menyusul pelantikannya oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (10/11/2025).

“Ya, harus diganti (rektornya),” ujar Arif kepada wartawan usai pelantikan. Ia menjelaskan, aturan di IPB melarang seorang rektor untuk merangkap jabatan, sehingga dirinya harus melepas posisi tersebut.

“Sampai hari ini kan masih, belum diberhentikan. Salah satu aturan yang ada di IPB, saya harus melepas jabatan rektor di IPB. Itu karena tugas di sini (BRIN),” jelasnya.

Arif menambahkan bahwa hubungannya dengan Presiden Prabowo sudah terjalin cukup lama, sehingga dirinya siap menjalankan amanah baru dalam memperkuat riset dan inovasi nasional.

Sebagai informasi, Prof. Arif Satria juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) periode 2021–2026, dan dikenal luas sebagai akademisi yang memiliki visi kuat dalam membangun ekosistem riset yang berkelanjutan dan kolaboratif.

Di waktu yang berbeda, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Dr. Ir. Erwin Ibrahim, M.M., M.Sc., IPM., selaku Ketua ICMI Orda Banyuasin, melalui Endang Suryanto selaku Sekretaris ICMI Banyuasin, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Prof. Arif sebagai Kepala BRIN.

“Ucapan selamat kami sampaikan kepada Kanda Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., Ketua Umum ICMI Nasional 2021–2026. Beliau memiliki kapasitas keilmuan yang tinggi di bidang riset dan inovasi. Penunjukan beliau menjadi Kepala BRIN tentu menjadi spirit baru dan angin segar bagi ruang penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan inovasi nasional,” ujar Endang mewakili ICMI Banyuasin.

Ia menambahkan bahwa penunjukan Prof. Arif merupakan bukti keseriusan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat riset dan teknologi Indonesia.

“Semua kader ICMI se-Indonesia sangat berbangga, khususnya kami di ICMI Banyuasin. Kami menaruh harapan besar, memberikan dukungan moral setinggi-tingginya, dan mendoakan agar amanah yang diberikan Presiden Prabowo ini menjadi titik awal kebangkitan riset nasional yang merata,” imbuhnya.

Pelantikan Prof. Arif Satria sebagai Kepala BRIN diharapkan membawa arah baru dalam memperkuat integrasi riset nasional, termasuk bidang ketenaganukliran dan keantariksaan, serta mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa.