UpdateKini.com, Palembang – Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Sumatera Selatan menyambut baik kebersamaan dan soliditas berbagai elemen masyarakat yang hadir dalam aksi menyuarakan penolakan terhadap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) di Kota Palembang. Kehadiran tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, akademisi, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga nilai-nilai agama, moral, budaya, dan ketahanan keluarga.
Presidium Periodik FORHATI Sumsel, Heni Susanti, S.Pd., M.Si., yang turut mendampingi Sekretaris Umum FORHATI Sumsel, Eni Purwanti, M.Pd., menegaskan bahwa FORHATI Sumsel secara organisasi menyuarakan penolakan tegas terhadap LGBT.
Menurut Heni Susanti, FORHATI Sumsel mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang menunjukkan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Ia menilai sinergi antara masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah sangat penting dalam menjaga lingkungan sosial yang selaras dengan nilai-nilai agama, budaya, dan norma yang berlaku.
FORHATI Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk tidak memberikan ruang maupun dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang dinilai mempromosikan atau bernuansa LGBT. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk sikap organisasi dalam mendorong penguatan pendidikan karakter, ketahanan keluarga, dan pembinaan moral generasi muda, dengan tetap mengedepankan cara-cara yang sesuai dengan hukum serta menghormati martabat setiap orang.
Sekretaris Umum FORHATI Sumsel, Eni Purwanti, M.Pd., menambahkan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, peran orang tua, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemerintah perlu terus diperkuat agar generasi muda tumbuh dengan nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, dan rasa tanggung jawab terhadap kehidupan bermasyarakat.
FORHATI Sumsel berharap kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menyikapi persoalan sosial dapat terus terjaga melalui langkah-langkah yang damai, edukatif, dan sesuai dengan ketentuan hukum, sehingga Palembang dan Sumatera Selatan tetap menjadi daerah yang aman, religius, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa.
FORHATI Sumsel Tegaskan Penolakan terhadap LGBT di Palembang

















