Scroll untuk baca artikel
BisnisRegional

Bank Sumsel Babel Gandeng Unsri Siapkan Talenta Perbankan Masa Depan

×

Bank Sumsel Babel Gandeng Unsri Siapkan Talenta Perbankan Masa Depan

Sebarkan artikel ini

Palembang, UpdateKini – Bank Sumsel Babel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui penguatan sinergi dengan dunia pendidikan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi sebagai narasumber utama dalam kegiatan Inspiring Talk 2026 yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri), Rabu (15/7/2026).

 

Mengusung tema “Leading Beyond Limits: Membangun Kepemimpinan Strategis di Era Disrupsi Digital”, kegiatan ini menghadirkan Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, yang membagikan wawasan mengenai tantangan industri perbankan di tengah pesatnya transformasi digital, pentingnya kepemimpinan yang adaptif, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.

 

Kegiatan yang dihadiri mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri tersebut menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan sektor jasa keuangan yang terus berkembang.

 

Pada kesempatan yang sama, Bank Sumsel Babel bersama Fakultas Ekonomi Unsri juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan Bank Mini sebagai langkah strategis membangun ekosistem pembelajaran berbasis praktik di lingkungan kampus.

 

Melalui pengembangan Bank Mini, mahasiswa memperoleh kesempatan mengenal proses bisnis perbankan secara lebih komprehensif, mulai dari pelayanan nasabah, operasional perbankan, tata kelola perusahaan, hingga budaya kerja profesional yang menjadi standar industri. Kehadiran Bank Mini diharapkan mampu memperkuat konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha sehingga lulusan memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja.

 

Dalam sesi diskusi interaktif, mahasiswa juga diajak memahami perubahan lanskap industri perbankan akibat digitalisasi, pemanfaatan teknologi, pengelolaan risiko, inovasi layanan, hingga pentingnya penguasaan soft skills seperti komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan yang berorientasi pada solusi.

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan di kalangan mahasiswa, Bank Sumsel Babel turut menyelenggarakan kuis studi kasus yang menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Para pemenang memperoleh hadiah berupa Tabungan Pesirah dan BSB Cash sebagai upaya memperkenalkan produk dan layanan Bank Sumsel Babel melalui pendekatan edukatif yang interaktif.

 

Partisipasi Bank Sumsel Babel dalam kegiatan ini merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan SDM, serta penguatan ekosistem inovasi di daerah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diyakini menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

 

Ke depan, Bank Sumsel Babel akan terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun talenta lokal yang unggul, profesional, dan berintegritas. Melalui kolaborasi ini, Bank Sumsel Babel tidak hanya membangun kemitraan dengan perguruan tinggi, tetapi juga berinvestasi dalam pengembangan talenta masa depan.

 

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, mengatakan kesuksesan seorang pemimpin tidak diukur dari jabatan yang diraih, melainkan dari legasi, integritas, dan nama baik yang ditinggalkan.

 

“Saya meyakini bahwa kesuksesan seorang pemimpin tidak diukur dari seberapa tinggi jabatan yang diraih, melainkan dari legasi, integritas, dan nama baik yang ditinggalkan. Jabatan bukanlah sesuatu yang harus dikejar, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan ketulusan. Ketika kita mampu memberikan manfaat bagi banyak orang, maka itulah warisan terbaik yang akan selalu dikenang. Orang akan mengenal kita dengan legasi dan nama baik, jabatan bukan untuk dicari, tetapi dijalankan dengan baik,” tutup Muhamad Suryadi. (*/kms)